Sabtu, 05 Maret 2016

Masjid Australia Cari Imam Asal Indonesia

Barusan membaca sebuah info menarik dari Republika yaitu mengenai Masjid di Australia yang mencari imam asal Indonesia. Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Pabelan, Kecamatan Kartosuro, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menjadi singgahan pertama rombongan mufti dalam rangka rekruitmen imam masjid yang ditugaskan di Australia.

Tak hanya dari kalangan mahaiswa yang antusia mengikuti seleksi rekruitmen akan tetapi juga dari kalangan dosen. ''Ada ratusan dosen dan mahasiswa yang ikut seleksi ini,'' kata Prof Dr Bambang Setiaji, Rektor UMS, Jum'at (4/3).

Infonya, seleksi tersebut tesnya cukup ketat. Meskipun begitu, kabarnya Australia membutuhkan cukup banyak tenaga imam masjid.

UMS dipilih karena menurut Ketua Rombongan Imam Masjid Australia, Ibrahim Abu Malik, Muhammadiyah dipandang cocok memenuhi kebutuhan imam masjid Australia karena organisasi persyarikatan tersebut memiliki lembaga pendidikan perguruan tinggi. Sehingga ormas muhammadiyah dinilai memiliki sumber daya manusia untuk menjadi imam di masjid Australia.

Salah satu persyaratannya pun tidak semua orang bisa memenuhinya, yaitu hafal AlQuran, mempunyai wawasan keislaman, dan bisa berbahasa Inggris.

Dalam kunjungannya tersebut, kata Prof Bambang, Imam Masjid Australia Prof Ibrahim Abu Malik dan Syech Muhammed Hassanin Khamis selain melakukan rekrutmen imam masjid juga memberikan kuliah umum bertajuk 'Dakwah, Peluang dan Tantangan bagi Generasi Muda Muslim'.